Batu Bata dan Jenis-Jenisnya untuk Konstruksi Bangunan

batu bata

Batu Bata atau Bricks

Deskripsi umum: jenis-jenis batu bata yang dilihat dari bahan dan juga proses pembentukan dengan semua kelebihan dan kekurangan yang dapat ditemukan dalam aplikasi batu bata ini. Jenis ini berbeda dengan jenis batu alam.

Jenis Batu Bata untuk Konstruksi Bangunan

Bata adalah elemen dalam bangunan yang digunakan untuk konstruksi. Bahan-bahan yang paling umum adalah dari tanah liat tanpa campuran apa pun dan kemudian dibakar dalam suhu yang cukup tinggi. Akhirnya, elemen bahan bangunan ini akan menjadi keras dan tidak bisa dihancurkan lagi ketika direndam dalam air. Baca: harga Beton cor Jayamix.

Bata adalah bahan bangunan yang sangat akrab bagi masyarakat. Produk ini juga mudah didapat dengan berbagai harga. Karena itu, batu bata masih menjadi primadona bahan bangunan dibandingkan dengan bahan lain dengan fungsi yang sama.

Jenis batu bata ini yang sering ditemukan di pasaran.

Jenis bata disesuaikan dengan bahan pembuatnya. Secara umum, bahan bangunan ini dikategorikan menjadi 2 jenis, yaitu batu bata tanah liat dan batu pasir kapur. Masing-masing memiliki tipe yang berbeda tergantung pada kualitas dan kegunaannya.

Berikut ini adalah jenis batu bata dari dua bahan yang memiliki karakteristik dan sebutan yang berbeda:

  • Bata tanah liat
    • Warna batu ini tergantung pada jenis tanah yang digunakan. Batu bata ini umumnya ditujukan untuk konstruksi dinding yang kemudian ditutup dengan semen. Ada dua jenis batu bata dari tanah liat, yaitu:
  • Bata merah => bahan utamanya adalah dari tanah liat tanpa aditif apa pun. Bentuk balok dan dibuat dengan cetakan khusus kemudian dibakar dalam suhu tinggi hingga mengeras.
  • Bata super => bentuk bata ini sama dengan bata merah pada umumnya. Perbedaannya dari bahan. Bata super terbuat dari tanah liat yang dicampur dengan pasir halus yang terbuat dari proses mekanis. Karakteristiknya adalah: permukaannya halus sehingga tidak perlu diplester lagi di dinding. baca: jasa sewa pompa beton
  • Bata pasir kapur
    • Bahan untuk membuat bata ini adalah dari campuran kapur dan pasir. Perbandingannya 1: 8, juga bisa disertai dengan campuran lain yang mungkin. Aplikasi ini untuk konstruksi dinding yang terendam air agar memiliki ketahanan yang baik. Ada dua jenis batu pasir-batu kapur, yaitu:
  • Batu cetak => jenis bata ini diproduksi dengan sampah dan kapur. Keuntungannya adalah penggunaan material yang lebih ekonomis, terutama dalam penggunaan mortar hingga 50%.
  • Mesin pembuat bata => bahan pembuatannya adalah mortar, pasir, tras, dan semen. Cara membuatnya menggunakan mesin press dengan desain batako untuk menghemat material. Setelah menerapkan bata ke dinding, permukaan perlu diplester lagi untuk membuatnya lebih halus. Baca juga: harga ready mix mura.

Keuntungan Memasang Bata/Bricks untuk Dinding

Bata masih merupakan alternatif terbaik untuk konstruksi, terutama untuk dinding. Ini karena tidak ada batu bata lain yang memiliki banyak kelebihan dan kelebihan, seperti:

  • Mampu menahan beban
  • Isolasi yang baik terhadap panas dan suara
  • Harga relatif murah dan mudah ditemukan
  • Memiliki perlindungan terhadap api dan berbagai cuaca
  • Memberikan elemen estetika yang unik.

Berbagai manfaat di atas dapat diperoleh dengan aplikasi bata baik dari tanah liat dan pasir. Masing-masing memiliki kelebihan tersendiri. Namun, batu bata juga memiliki beberapa kelemahan jika dibandingkan dengan bahan penyusun dinding lainnya, seperti:

  • Butuh waktu lebih lama untuk instalasi
  • Kurang tahan terhadap perubahan suhu yang drastis
  • Kualitas tidak seragam karena merupakan produk buatan masyarakat
  • Batu bata mudah patah
  • Bobotnya cukup berat sehingga memberikan beban struktural yang cukup besar
  • Perlu dinding plester yang cukup tebal untuk membuatnya rapi dan halus.

Meski memiliki kelemahan di atas, bata tetap menjadi pilihan paling populer di Indonesia. Di berbagai daerah mudah untuk menemukan batu bata, walaupun akan sulit mendapatkannya secara massal dari satu pabrik untuk konstruksi besar.

Bagikan: